Thursday, January 3, 2008

Review: Somewhere, Home - Nada Awar Jarrar



Walau waktu berlari dengan kencangnya menyisakan tumpukan kenangan yang memiliki arti tersendiri bagi Maysa, Aida dan Salwa. Mereka tidak mempunyai ikatan darah namun satu hal yang mengikat mereka dengan , sebuah rumah di gunung Lebanon serta kenangan yang terus menerus memaksa benak mereka untuk kembali ke masa lalu.


Maysa memutuskan untuk kembali ke lebanon setelah sekian lama menetap di Beirut. Ia punya alasan kuat untuk meninggalkan kota yang tengah mengalami pertikaian yang panjang, Maysa tengah mengandung janin yang telah lama ditunggunya. Walau itu berarti ia harus meninggalkan suaminya yang berekras untuk tetap tinggal.


Di rumah tua yang dikelilingi pegunungan. Setiap sudut mencoba menceritakan hal hal yang masih diingatnya dengan jelas. Kenangan tentang nenek, paman, bibi dan tentu saja orang tuanya. Sambil menunggu kelahiran bayinya, Maysa pun memutuskan untuk menuliskan kehidupan beberapa wanita yang pernah menghiasi rumah itu. berawal dari neneknya Alia, Saeed bibinya, dan akhirnya berakhir dengan kisah tentang ibunya. Semua tertulis rapi disebuah buku catatatn yang rencananya akan diberikan pada anak perempuannya, Yasmeen.


Aida dan kedua saudaranya mengenal Amou Mohammed sejak mereka kecil. Pria yang memberikan kasih sayang seperti ayah itu mempunyai tempat tersendiri di tempat mereka. Sayangnya kondisi politik yang semerawut memaksa mereka meninggalkan Lebanon dan Amou Mohammed.


Walau hidup jauh dari Beirut, namun Aida tak bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu. ia tetap saja mencari hal sesuatu yang tak juga ditemukannya. Sampai suatu hari akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan kembali ke kota temapat ia dan saudaranya menghabiskan masa kecil bersama Amou Mohammed. Ia yakin kali ini akan menemukan sesuatu yang telah ama hilang.


Salwa sangat menikmati masa kecil bersama adiknya Matildhe. Mereka terbiasa hidup hanya bersama ibu karen ayahnya sangat jarang pulang karena bisnis yang seperti jauh lebih penting.


Sema hal itu diingatnya dengan jelas. Termasuk semua kunjungan pertama Adnan, pria yang menjadi suaminya. Ia juga tak pernah lupa hari dimana Adnan membawanya pergi jauh dari rumah, kota sekaligus negeri yang menyimpan beribu kenangan.


**


Perempuan-perempuan yang aneh. Mungkin saya memang tidak mengerti apa yang mereka pikirkan. Mereka terkesan sangat lemah dan kuat dalam waktu yang sama hanya karena kenangan masa lalu.Yah tidak ada salahnya membuka buku lama namun tidak berarti terus menerus menoleh ke belakang. Masih banyak hal lain yang jauh lebih penting. Mungkin saya memang tidak mengerti jalan pikiran dan perasaan Maysa, Aida dan Salwa.



Somewhere, Home
Penulis: Nada Awar Jarrar
Penerjemah: Catherine Natalia
Penerbit: Qanita
Cetakan: I, Januari 2007
Tebal : 284 hal