Showing posts with label Blogger Buku Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Blogger Buku Indonesia. Show all posts

Saturday, 13 April 2013

[Not a Review] Happy Birthday, BBI


It's been two years.
You're getting bigger, dear.
The power of book, hah?

It is a big relieved, I am still a part of you.
I am almost out the track.
I think I need to keep up. 

Well, happy birthday anyway.
 *big hugs*

Friday, 28 December 2012

Review: Lelaki Terindah - Andrei Aksana

Gebrakan baru Andrei Aksana!
Setelah menerbitkan tiga novel yang menjadi bestseller, Andrei Aksana kembali dengan karya masterpiece-nya, Lelaki Terindah. Bukan sekadar novel biasa, karena Andrei Aksana juga memasukkan sejumlah puisi sebagai bagian cerita.

Kisah tentang cinta antara dua lelaki, Valent dan Rafky. Cinta yang menghadapi berbagai rintangan dan halangan dari keluarga dan masyarakat, dan terutama dari diri mereka sendiri. Apakah salah bila cinta tumbuh di hati dua lelaki?

Apa yg harus dilakukan saat cinta telanjur mekar dan bersemi? Sanggupkah mereka menghadapinya?
(Goodreads)
~~

Tidak banyak buku LGBT yang saya lahap. Lelaki Terindah adalah buku ketiga setelah Gerhana Kembar karya Clara NG dan Boyfriends With Girlfriends milik Alex Sanche. Seperti para pendahulunya, buku ini juga gagal membuat saya mengerti bagaimana kisah cinta semacam ini terjadi.

Agak susah untuk merasakan emosi Rafki dan Valent ataupun sosok Aku. Bahkan ketika buku ini dipenuhi banyak kalimat yang ditulis dengan indah. Hampir semuanya terucap begitu saja tanpa ada ruh di dalamnya. Puisi singkat juga berserakan di mana-mana seakan kalimat-kalimat yang ada tidak cukup. Saking banyaknya, saya memilih untuk melewatinya begitu saja.Terasa mengganggu.

Mindset awal tentang tema yang diangkat sebenarnya menjadi faktor lain mengapa saya tidak bisa menikmati buku ini. Saya tidak bisa begitu saja membuang apa yang telah tertanam dalam benak. Walau sudah membaca dua buku dengan genre yang sama, tapi dahi saya masih berkerut. Akibatnya susah untuk menikmati buku yang saya selesaikan hanya dalam beberapa jam ini. Alurnya cepat banget. Jadi ingat buku-buku romance terjemahan.

Dibanding para karakter utama, saya lebih paham bagaimana reaksi Janita, ibu Valent ataupun bagaimana putus asanya dan berlebihannya reaksi Rhea. Kalimat favorit saya malah keluar dari mulutnKinan. Padahal tidak sekali dua kali Rafky dan Valent mengucapkan sesuatu yang indah banget, tapi ya tanpa ada emosinya. Tapi setidaknya karakter Rafky dan Valent digambarkan dengan jelas. Sehingga Tidak sulit untuk membayangkan sosok mereka. Bagian lain yang juga menjadi hal yang saya sukai dari buku ini adalah cerita masa lalu setiap karakter.

Kota Bangkok dipilih menjadi salah satu setting di buku dengan alur maju mundur ini. Tapi deskripsinya tidak cukup banyak untuk menyakinkan saya bahwa Rafky dan Valent sedang berada di sana. Walau bukan buku travelling, tapi menurutku setting dari sebuah buku tuh tidak hanya dijadikan tempelan gitu aja.

Sebagian dari akhir cerita berjalan seperti yang saya harapkan. Walau tidak pernah menyangka sosok Aku turut mengambil bagian dan membuat hubungan Rafky dan Valent yang tidak nampak kuat seperti yang digambarkan di bab-bab sebelumnya.

Kapok? nggak tuh. Lelaki Terindah membuat saya jadi makin penasaran terhadap buku dengan genre serupa. Pengen nemu buku yang bisa membuat saya mengerti dengan hubungan semacam ini.

Cover
Bukan cover yang bakal kutaruh di rak favorit.   

Lelaki Terindah
Penulis: Andrei Aksana
Editor: Hetih Rusli
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, April 2004
Tebal: 224 hal

Friday, 13 April 2012

BBI 1st Giveaway Hop

Happy Birthday, BBI! \(^o^)/

Ternyata udah setahun sejak dikumpulkannya puluhan link blog buku.

Sebagai salah satu anggota BBI untuk memeriahkan ulang tahun yang pertama, aku ikut BBI 1st giveaway hop. Terima kasih untuk Fanda's Historical Fiction, Kumpulan Sinopsis dari Okeyzz dan Dear Readers yang jadi host giveaway.


Nah untuk hadiahnya, aku pilih buku Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah-nya Tere Liye.


Kalian cukup isi form rafflecopter di bawah ini:

#SS2014: The Riddle

Here we go again~ Setelah dua tahun berturut-turut dapat buku terjemahan, tahun ini aku dapat buku dari penulis Indonesia. Ud...