Showing posts with label Elexmedia. Show all posts
Showing posts with label Elexmedia. Show all posts

Wednesday, 30 November 2011

Review: Sarah's Key - Tatiana De Rosnay

 
" PARIS, JULI 1942: Sarah, seorang gadis berumur sepuluh tahun, ditangkap bersama orangtuanya oleh polisi Prancis yang menggeledah rumah demi rumah untuk menangkapi keluarga-keluarga Yahudi di tengah malam buta.

Berusaha mati-matian untuk melindungi adik lelakinya, Sarah menguncinya dalam lemari di kamar tidur--tempat persembunyian rahasia mereka--dan berjanji akan kembali begitu mereka dibebaskan.

ENAM PULUH TAHUN KEMUDIAN: Kisah Sarah terjalin dengan kisah Julia Jarmond, seorang wartawan Amerika yang menyelidiki peristiwa penangkapan itu.

Dalam penelitiannya, Julia tersandung pada serangkaian jejak rahasia yang menghubungkannya dengan Sarah, dan mempertanyakan masa depan romantisnya sendiri.
(Goodreads)
~~~

Zakhor. Altichkah

Paris, dini hari, 16 Juli 1942, lebih dari tiga belas ribu lelaki, perempuan dan anak-anak Yahudi ditangkap. Oleh polisi Prancis di bawah perintah Gestapo Jerman, mereka dipaksa keluar dari rumah. Banyak dari mereka yang langsung dikirim ke kamp Drancy, sementara orang tua yang memiliki anak dikirim ke Vel'd'Hiv, sebuah stadion tertutup yang dipakai untuk lomba balap sepeda. Tak ada fasilitas toilet di sana. Selama enam hari lamanya mereka dikurung dalam ruangan yang panas, nyaris tanpa makanan. Semua itu hanyalah awal dari perjalanan panjang yang harus mereka lalui, sebelum semuanya berakhir di Auschwitz.

Berangkat dari sejarah di atas, Tatiana De Rosnay menulis buku ini. Buku yang mampu menguras banyak emosi hanya dalam beberapa lembar pertama.

Senang rasanya saat mengetahui buku ini telah diterjemahkan oleh Elexmedia. Walau sempat terbersit sedikit rasa ragu dengan hasil terjemahannya. Mengingat novel terbitan Elex yang terakhir saya baca sukses membuat kepala saya pusing dengan permainan kata yang tertulis di dalamnya. Namun semua keraguan saya menguap ketika membaca kata demi kata di bab-bab awal.

Sarah's Key mengantarkan saya pada gadis kecil bernama Sarah dan seorang wartawan Amerika, Julia Jarmond. Keduanya terpisah oleh waktu, namun peringatan ke enam puluh tahun Vel' d' Hiv, sebuah  apartemen dan rahasia keluarga yang disimpan rapat selama puluhan tahun menghubungkan keduanya.

Hanya dalam waktu singkat, Sarah dan Julia mampu menarik perhatian dan rasa simpati dengan cara yang berbeda. Tidak butuh waktu lama untuk paham apa yang terlintas di benak Sarah dan semua yang ia rasakan. Ketakutan dan kalut yang menyelimuti Sarah kecil di hari pengumpulan. Bagaimana ketika ia akhirnya mengerti arti bintang kuning yang selalu ia kenakan. Belum lagi kekhawatiran yang terus menghantuinya setelah meninggalkan apartemen. Yang selanjutnya berubah menjadi rasa bersalah berkepanjangan yang ditanggungnya seumur hidup. Sehingga tidak ada keterkejutan ketika menemukan apa yang terjadi selanjutnya.

Seperti halnya Sarah, bukan hal yang sulit untuk memahami Julia. Saya mengerti benar semua rasa penasaran akan peristiwa tragis yang terjadi di Paris puluhan tahun lalu, begitupula dengan rahasia yang selama ini ditutup rapat oleh keluarga suaminya. Bahkan ketika ia akhirnya terobsesi dengan Sarah.

Buku ini awalnya ditulis dari dua sudut pandang. Kisah Sarah dan Julia ditulis dalam bab terpisah secara bergantian. Kegetiran selalu muncul setiap kali membaca bab yang menceritakan Sarah. Hal itu juga menyebabkan saya lebih memilih bab-bab milik sang wartawan. Walau demikian, keduanya tetap membuat saya penasaran. Bagaimana nasib Sarah selanjutnya, bagaimana dengan hasil pencarian Julia ataupun penyelesaian masalah dengan suami dan anak-anaknya. Yang jelas kedua mampu membuat mencampur aduk emosi saya. 



Saya tidak mendapatkan masalah dengan hasil terjemahannya. Terima kasih untuk sang alih bahasa. Sayangnya masih terdapat typo di beberapa tempat. Mengenai ending, saya menyukai cara Tatianan de Rosnay, sang penulis, mengakhir semuanya.

Sarah's Key meninggalkan kesan yang sangat mendalam dan sekali lagi membuka mata saya akan fakta tragis yang menimpa ribuan keluarga Yahudi di masa lalu. Saya sempat malu dibuatnya. Karena kalau bukan buku ini, saya tidak akan pernah tahu bahwa kota Paris pun tidak luput dari cengkraman para Gestapo. Untuk kesekian kalinya, rasa iba dan sedih menyerubungi. Namun buku ini tidak serta merta menutup mata saya untuk apa yang terjadi di Palestina. Zakhor. Altichkah. Ingat. Jangan pernah lupa.

Cover
Saya lebih suka sampul aslinya.

5/5

Sarah's Key
Penulis: Tatiana De Rosnay
Penerjemah: Lily Endang Joelani
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Cetakan: I, 2011


Buku yang pertama kali terbit tahun 2006 ini ternyata telah diadaptasi ke layar lebar tahun 2010. Jadi penasaran, pengen nonton. >.<



Source: Wikipedia

Sunday, 8 May 2011

In My Mailbox #15

In My Mailbox is a weekly meme that hosted by Kristy from The Story Siren


For Review




 Thanks to M.M Shelley who has sent me this book


Bought


I think this week I bough too many books.
  • Iron King by Julia Kagawa | Kubika











I also bought some manga  




How about you? What you get in your mailbox this week?
Feel free to leave your link. I'd love to see what you get.

Thursday, 22 November 2007

Review: Quantum Ikhlas - Erbe Sentanu



Kebahagiaan, setiap orang mempunyai interpretasi tersendiri untuk mendefinisikan kata ini. Tak peduli apakah ia muda, tua, wanita, pria, semua berusaha dengan keras mengorbankan apapun untuk meraih satu kata yang memiliki makna yang sangat berarti itu.

Namun mengapa tak jarang usaha yang dilakukan tidak juga kunjung membuahkan hasil? Yang ada malah kelelahan yang tak berujung, pengorbanan yang sia-sia, waktu yang terbuang percuma karena untuk menghirup bau dari kebahagian saja demikian sulitnya.

Padahal di dalam Al- Quran dengan jelas memaparkan bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan kesempurnaan. Ketika dilahirkan ke dunia ini manusia dilengkapi dengan potensi yang sangat besar dengan jumlahnya begitu banyak. Bukan kah sebagai ciptaan yang paling sempurna itu manusia seharusnya memiliki kehidupan yang lebih hebat, lebih sukses dalam segala hal baik karier, finansial, keluarga, kesehatan dan hubungan dengan orang lain? Mengapa kebahagian yang dicari tak juga kunjung datang?

Semua itu disebabkan karena manusia telah melupakan fitrahnya, yang selalu terfokus pada semua hal yang kita tuju. Yang selalu bahagia, yang selalu ikhlas dan berprasangka baik terhadap yang lain. Yang selalu bersyukur terhdapa apa yang didapatkannya. Sayangnya manusia membiarkan lingkungan telah membutakan mata dan hati mereka. Manusia cenderung mempercayai bahwa hidup susah dan penuh penderitaan, rezeki itu susah dan selalu tidak cukup, percaya bahwa di luar sana lebih banyak orang jahat daripada orang baik, hidup itu seperrti “judi” dan kita lebih sering kalah, dan yang paling parah, menganggap ikhlas itu susah dan sangat sulit untuk dilakukan.

So How?

Ibarat Komputer, diri manusia terdiri dari beberapa perangkat penting. Otak sebagai hardware, pikiran dan perasaan sebagai software, sementara hati nurani adalah operating system. Seperti komputer yang rentan terhadap virus, perangkat-perangkat dalam manusia pun harus diupgrade. Karena virus yang berupa ketakutan, kesedihan, keputus-asaan, kemarahan, kekurangan, kekecewaan dan ketidakpercayaan dapat menyerang kapan saja.
Melihat lebih jauh ke dalam software yaitu pikiran dan perasaan, dua perangkat inilah yang merupakan magnet yang menarik segala sesuatu dan membawanya ke dalam kehidupan kita. Segala sesuatu di sini adalah semua hal yang terlintas di pikiran dan perasaan kita. Ia tak peduli apakah itu hal yang kita inginkan ataukah kita tidak sukai mapun kita hindari. Maka hendaknya lah kita memperhatikan semua hal yang kita pikirkan termasuk semua kata yang terucap. Jadi, pikirkanlah hanya yang benar – benar kita inginkan.

Namun mengapa keinginan kita berbeda dengan yang kita dapatkan?

Ternyata semua itu karena dalam diri kita masih terdapat kecenderungan untuk berfokus pada hal-hal yang tidak kita inginkan. Berhentiah mengeluh dan berfokuslah hanya kepada semua yang kita inginkan. Jika ingin kaya, maka berfokuslah pada keberlimpahan. Jika ingin sembuh, berfokuslah pada kesehatan.

Memang tidak mudah untuk mengubah kebiasaan tersebut. Namun tidak berarti tak ada jalan keluar. Buku yang tercetak dengan tinta hijau ini memperkenalkan teknologi Ikhlas. Tuntunan yang akan membawa kita mengenal lebih jauh tentang jati diri kita sendiri.
Bagaimana meraih tingkat keikhlasan?

Melalui sebuah alat yang disebut sebagai Elektro- Ensefalogram (EEG), terdeteksi 4 gelombang otak. Salah satunya adalah Aplha. Gelombang ini dideteksi pada orang yang sedang rileks, merenung ataupun berkhayal. Gelombang otak ini memudahkan kita untuk menciptakan rasa ikhlas di hati. Semakin mudah masuk ke gelombang Alpha, maka semakin mudah pula hidup kita. Baikdari urusan bisnis, karier, percepatan proses belajar, penyembuhan diri sendiri, ataupun hubungan dengan orang lain. Tentu saja yang paling utama adalah memudahkan kita untuk berdoa dan berdzikir.

Gelombang otak ini pula yang membuka pintu masuk ke alam bawah sadar. Diungkapkan di banyak buku, alam bawah sadar memiliki kekuatan yang jauh lebih besar yaitu sekitar 88 % dibanding dengan alam sadar kita yang hanya sebesar 12 %.

Alam bawah sadarlah yang memiliki peranan penting. Alam bawah sadarlah yang sebenarnya mengendalikan hidup kita. Apa yang kita tanamkan di alam bawa sadar itulah yang nantinya akan kita tuai dalam kehidupannnya nyata.

Sayangnya, lebih banyak orang yang membiarkan otaknya memancarkan gelombang betha (alam sadar) yang membuatnya tak jarang merasakan rasa cemas, was-was, khawatir, bahkan stress. Hal itu juga disebabkan karena tidak seimbangnya kerja antara dua belahan otak pada neo-cortex. Otak kiri mendapat bagian untuk berpikir analitis dan logis sedangkan otak kanan melingkupi kemampuan spasial, melukis, bermusik. Kerja otak kiri dan otak kanan berbeda pada setiap orang. Ada yang didominasi oleh otak kirinya atau yang menonjol adalah otak kanannya.Dan tak jarang jika seseorang menonjolkan salah satu bagian otaknya, maka belahan otak yang lain pun terabaikan Tak heran mengapa perasaan negatif, prasangka buruk selalu muncul dipermukaan. Sehingga menyeimbangkan kedua fungsi otak menjadi sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang.

Dengan bantuan CD digital Player yang disisipkan pada buku ini, menggeser gelombang otak betha menuju alpha akan terasa sangat mudah.

Ketika alam sadar dan bawah sadar menjadi sinkron, meraih apapun yang kita inginkan bukan lagi menjadi angan –angan semata karena pikiran , perasaan dan perbuatan telah selaras dan seirama. Membuat rasa ikhlas tidak lagi menjadi sesuatu yang sulit untuk diraih. Dengan mencapai keihklasan, hijab antara kita dengan Sang Pencipta tidak akan terasa lagi.

***

Sebelum selesai melahap buku ini, perdebatan demi perdebatan tentang peran pikiran dan perasaan tak pernah berhenti. Namun setelah semua selesai akhirnya saya bisa mengerti pendapat-pendapat yang dikemukan oleh teman saya. Maklum saja saat itu saya baru saja selesai membaca buku Rhonda Byrne, The Secret.

Kendala membaca buku ini hanya satu, digital prayer-alphamatic brainwavenya harus ikut. Setelah berkali kali nyoba, akhirnya bisa saya dengar dari HP. Terima kasih kakak Ephie.

Walau masih ada yang mengganjal mengenai pembahasan Erbe Sentanu mengenai peran jantung. Saya masih belum bisa terima. Karena jantung tidak lain hanya organ,tidak lebih

Quantum Ikhlas - Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati
Penulis: Erbe Sentanu
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Cetakan: IV, Juli 2007

Saturday, 10 November 2007

Review: Homeschooling; A leap for better learning - Sumardiono



Setiap orang dipercayai memiliki kelebihan dan bakat. Kelebihan dan bakat ini yang menjadikan setiap individu berbeda individu yang lain. Kelebihan pada setiap orang terkait erat dengan bentuk suatu kecerdasaan yang dimilikinya. Kecerdasaan yang dimaksud bukan hanya dinilai dari nilai ulangan semata. Dan sesungguhnya kecerdasaan tak semata hanya kecerdasaan seseorang dalam masala logika ataupun linguistik. Lewat teori Multiple Intelligences-nya, Howard Gardner mengungkapkan bahwa ada 9 macam kecerdasaan yang dimiliki setiap individu. Bahasa, kepekaan pada makna dan susunan kata, Logika Matematika, kemampuan untuk menangani relevansi / argumentasi serta mengenali pola dam urutan, Musikal, kepekaan terhada pola titinada, melodi, irama, dan nada, Kinestesis Tubuh, kemampuan untuk menggunakan tubuh dengan terampil dan memegang objek dengan cakap, Spasial, kemampuan untuk mengindra dunia secara akurat dan menciptakan kembali atau mengubah aspek aspek dunia tersebut, Naturalis, kemampuan untuk mengenali dan mengklasisfikasi aneka spesies, flora dan fauna, dalam lingkungan, Interpersonal, kemampuan untuk memahami orang dan membina hubungan, Intrapersonal, akses pada kehidupan emosional diri sebagai sarana untuk memahami diri sendiri dan orang lain,Eksistensial, keahlian pada berbagai masalah pokok kehidupan dan aspek eksistensial manusia serta pengalaman mendalam terhadap kehidupan. Teori ini mencegah pelabelan bodoh yang mudah diberikan kepada anak anak yang dianggap gagal atau bermasalah dengan pendidikannya di sekolah umum.

Dari pengelompokan tersebut, setiap guru diharapkan dapat mengenali kecerdasan dari setiap murid muridnya dan dapat memilih caranya sendiri untuk menerapkan langkah langkah untuk membantu meningkatkan kecerdasan yang berbeda tersebut.Sayangnya untuk menerapkan teori ini di sekolah-sekolah terutama di Indonesia tidaklah mudah. Terdapat beberapa hal yang kompleks yang membutuhkan konsistensi tidak hanya dari guru, namun juga dari seluruh aparat sekolah bahkan orang tua murid.

Berangkat dari alasan inilah homeschooling hadir. Homeschooling menawarkan metode belajar yag dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak didik. Sehingga setiap anak mendapat kesempatan mengembangkan kreatifitas mereka tanpa takut akah ketinggalan hal penting lainnya. Pendidikan di rumah ini juga memberikan jadwal belajar yang fleksibel. Setiap keluarga bebas memilih kurikulum dab materi ajar. Bahkan biaya pendidikan pun dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga. Yang tak kalah penting, sistem yang mengharuskan orang tua terjun langsung untuk menangani pendidikan anaknya, ternyata membawa dampak positif terhadap hubungan keduanya.

Tak kalah dengan pendidikan di sekolah, Homeschooling yang ternyata telah dijalani oleh orang orang di seluru penjuru dunia telah mencetak sosok yang berhasil dan terkenal dalam kehidupannya, seperti Benjamin Fraknlin, Pearl S. Buck, Thomas Alfa Edison, Hanson. Di Indonesia sendiri sosok yang dibesarkan sistem pendidikan homeschooling antara lain KH Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, dan Buya Hamka.

Namun seperti sekolah umum lainnya, homeschooling juga memiliki kekurangan bahkan banyak mitos tenyata mengikuti seiring maraknya penerapan sistem pendidikan ini di beberapa keluarga di Indonesia. Seperti masalah sosialisasi anak yang akan terbatas, biaya yang harus dikeluarkan ternyata tidak sedikit, belum lagi kesangsian banyak pihak mengenai prestasi anak yang dididik dengan sistem belajar di rumah ini.

Melihat semua tantangan tersebut, melalui bukunya Sumardfiono seorang praktisi homeshooling mencoba menjawabnya. Melalui riset bersama istrinya, beliau mencoba menjelaskan dengan runut semua hal yang perlu diketahui oleh orang tua yang ingin menerapkan homeschooling. Tak lupa pula beliau memberikan sejumlah rujukan yang dapat menjadi referensi serta dan memberikan sumber pelajaran yang dapat digunakan. Melalui bukunya, tidak salah jika homeschooling menjadi pendidikan alternatif.

**

A nice book to read

Sebelum membaca buku ini, saya termasuk dalam kelompok yang menyangsikan keberhasilan pendidikan di rumah. Bagaimanapun saya adalah hasil didikan sekolah yang memang hanya memandang anak yang pintar dalam logika dan bahasa sebagai anak cerdas selama 12 tahun lamanya. Saya sangsi dengan prestasi yang di miliki oleh anak ana homeschooling. Bagaimana jika dibandingkan dengan anak – anak keluaran sekolah. Namun buku ini mampu menjawabnya.

Dari buku ini juga saya tahu bahwa homeschooling telah dilegalkan oleh pemerintah dan di luar sana ternyata banyak komunitas dan para pemerhati homeschooling yang siap membantu setiap orang yang benar benar berkomitmen menyelenggarakan pendidikan di rumah.

Semoga saja dengan adanya sistem pendidikan ini, prestasi anak indonesia tidak hanya berkisar di mata pelajaran tertentu saja. Namun mereka bisa menjadi pribadi yang dari segi emosi dan spiritual.

Homeschooling - A Leap for better Learning; Lompatan cara belajar
Penulis: Sumardiono
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Cetakan: I, 2007

Monday, 17 September 2007

Review: The Curse Bearer 4: Saving Kobato - Kenji Nojima


The Curse Bearer 4 : Saving Kobato

Sejak kecil Kobato telah memelihara lima guna guna di setiap jari. Guna guna yang telah membutnya menjadi buta terhadap beberapa rasa itu digunakan untuk melindungi keluarga Mizuhoshi dari gangguan guna guna lain yang biasanya adaalah kiriman dari orang-orang yang membenci keluarga ini. Semua itu sudah menjadi keputusan kepala keluarga Mizuhoshi yang tak lain adalah kakek Kobato, Sadakuni, yang terkenal sebagai pria yang tak memiliki rasa kasihan . Termasuk kepada seluruh anggota keluarganya sendiri.

Hari itu Kobato harus menjalani sesi hukuman karena dianggap ceroboh. Ketika hendak memusnahkan guna-guna yang masuk ke rumah, tak sengaja ia mematahkan pohon di taman. Ia harus mendekam di sebuah gudang yang gelap, dingin dan berdebu.

Yamato, satu satunya kakak laki laki yang simpati terhadapnya, yang mampu membuat Kobato bertahan lebih lama. Yamato berjanji akan membantu Kobato menghancurkan semua guna-guna yang bersemayam di tangan kanannya. Yuka, seorang pelayan, dipilihkan secara khusus oleh Yamato untuk membantu sekaligus melindungi Kobato. Kalau-kalau dirinya tak berada di dekat Kobato saat gadis itu membutuhkannya.
Bersama Yuka, pelayan yang sangat menyukai lagu Enka dan mengecat rambutnya dengan 3 warna yang berbeda, membawa perubahan yang sangat besar terhdaa dunia Kobato. Yukalah yang mebuat Kobato menyadari bahwa dunia luar yang selama ini ditinggalkannya ternyata tak buruk. Kebun binatang menjadi tujuan mereka yang pertama. Sayangnya semua binatang-binatang itu bereaksi terhadap guna-guna yang dimiliki Kobato. 

Akhirnya toko buku menjadi tempat pilihan bagi Yuka untuk menghibur hati Kobato. Di sana Kobato memilih buku berjudul Cinderella Liberty, yang berisi foto-foto yang memperlihatkan pemndangan musim semi yang sangat indah. Sayangnya kebahagian Kobato tak berlangsung lama, Sadakuni segera mengetahui keberadaan Cinderella Liberty dan karena dianggap menggangu konsentrasi Kobato sebagai pelindung keluarga akhirnya secara paksa buku itu direbutnya bahkan merobek setiap lembarannya. Dunia Kobato kembali menjadi abu-abu.

Semua itu terjadi beberapa waktu yang lalu. Sekarang beban yang dirasakan Kobato kini lebih ringan. Dua guna guna, Zanju dan Kanju, yang selama ini bersarang di jari terlunjuk dan kelingkingnya telah hilang. Kini tinggal tiga guna guna yang tersisa. Semua itu berkat usaha Yamato yakin bahwa guna guna yang dimiliki Kobato hanya akan membawa kesengsaraan kepada diri adiknya. Tentunya tak lepas dari bantuan Shiro dan Konomi.

Hari ini, Shiro dan Konomi akan datang ke rumahnya. Kobato menunggu waktu yang telah disepaki untuk menjemput mereka di stasiun. Sekarang tinggal menunggu kedatangan Yuka. Tak diduga, gais pelayan yang gaya nyentriknya tak berubah itu memberinya kejutan. Seekor anak anjing berwarna hitam keunguan dihadiahkan untuknya. Anak anjing yang baru berusia dua bulan itu ternyata tidak bereaksi seperti semua penghuni kebun binatang. Hal itu mungkin disebabkan karena dua Guna – guna ditangan kanan Kobato telah hilang. Untuk pertama kalinya, Kobato berhasil menyentuh binatang yang oleh Yuka diberi nama Nihonkai, yang berarti Laut Jepang.

Berita kehadiran Nihonkai segera diketahui oleh dua kakak beradik, Shiro dan Konomi. Mereka pun segera membantu mengatasi masalah yang timbul ketika rasa gembira Kobato meluap. Haju, salah satu guna-guna yang masih tersisa akan keluar secara tiba tiba.

Sayangnya kegembiraan yang dirasakan oleh Kobato harus berakhir ketika Sadakuni mengetahui bahwa dua guna guna ditangan kanannya menghilang. Sadakuni berjanji akan mengatur waktu yang tepat untuk menanamkan guna – guna baru. Seperti yang telah dilakukan pada buku Cinderella Liberty, kini giliran Nihonkai yang dilukai oleh Sadakuni. Kobato tak punya pilihan lain.

Pada hari upacara penanaman guna-guna dimulai, Kobato memakai baju Miko yang lengkap. Dia bersama seorang perantara guna-guna yang mengenakan jubah hitam.Ahli guna guna mengikat pergelangan tangan Kobato yang merupakan tanda bahwa upacara segera dimulai

Karena tak rela melihat Kobato menderita laig karena guna-guna, Yuka tak tinggal diam. Ia segera menghubungi Shiro dan Konomi untuk membatalkan upacara. Bahkan ia mengajak ibu Mito, yang tak lain ternyata kakaknya. Namun rencana untuk menggagalkan upacara tersebut tidaklah mudah. Sadakuni telah menyiapkan pasukan khusus untuk melindungi upacara tersebut. Bahkan berpesan untuk menyingkirkan para pengganggu. Shiro, Yuka, Konomi dan Ibu Mito harus berjuang keras untuk menyelamatkan Kobato.

The Curse Bearer 4 : Saving Kobato
(Tori Wa Tori Dearu Tame Ni 4)
Kenji Nojima
Alih Bahasa: Dewi Anggraeni
Artistik : Matizih
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Sunday, 12 August 2007

Review: The Curse Bearer 3 : Bad - Kenji Nojima


The Curse Bearer 3 : Bad Girl

Suatu hari di kelas Konomi kedatangan murid Baru bernama Karaho. Semua murid di kelas berusaha memberi sambutan hangat kepadanya. Sayangnya, bukannya tersenyum, Karaho malah mengeluarkan kata kata kasar. Semua terkejut termasuk Konomi. Namun sikap sinis Karaho yang membuatnya penasaran. Konomi memutukan untuk berusaha mencari tahu tentang karaho,terlebih lagi ketika mengetahui bahwa murid baru yang misterius itu adalah pemilik guna guna.Walaupun bukan seorang pemilik guna-guna, namun Konomi dapat melihat dengan jelas, sebuah pedang tiba tiba muncul dari dalah tubuh Karaho yang pada saat bersamaan merasa kesakitan. Berita tentang kepindahan Karaho pun diceritakan kepada Shiro dan Kobato.

Keinginan Konomi untuk mendekati dan membuat Karaho menjadi temannya sangat keras. Walau sempat tak dihiraukan, namun karena kegigihan Konimi akhirnya Karaho menyerah dan muali membuka pintu untuk Konomi. Dari pembicaraan mereka ternyata guna guna yang bersarang dalam diri Karaho yang bernama Masamune didapatnya ketika dia masih SD. Guna guna itu muncul dari kebencian wanita yang pernah menjalin hubungan khusus dengan ayahnya di kantor. Guna-guna itu muncul dihari yang sama ketika wanita itu meninggal.

Keberadaan Karaho sebagai pemelihara guna-guna tentu tak lepas dari pengamatan Yamato. Bahkan dengan bantuan Ibu Mito, Yamato menyusun rencana untuk memanfaatkan Karaho, Yamato bermaksud menghancurkan guna guna yang bersarang di jari-jari kanan Kobato karena mengetahui bahwa Masamune tak kan pernah bisa membiarkan ada guna guna lain yang berkeliaran di sekitarnya.

Rencana Yamato pun dijalankan dengan sengaja mengirimkan puluhan guna-guna ke rumah Mizuhoshi. Tak ada pilihan lain bagi Kobato. Ia harus berjuang untuk menumpas semua guna – guna yang bermaksud menyerang seluruh penghuni rumah. Meskipun memelihara lima guna-guna sekaligus di tangannya, ia ttap saja akan kewalahan melawan guna-guna yang jumlahnya puluhan. Untung saja rencana Yamato itu diketahui oleh Yuka. Ia pun segera menghubungi Shiro, konomi bahkan Karaho.

Tak pernah ada yang bisa menyangka kalau Yamato akan setega itu mengirimkan puluhan guna –guna untuk menyerang adiknya sendiri. Jika memang mengingkan agar guna-guna yang bersarang di jari-jaritangan kobato haruskah melakukan semua hal yang justru dapat mencelakakan Kobato sendiri.
Buku ketiga dari seri The Curse Bearer yang mengenalkan tokoh baru yang juga tak lain adalah pemelihara guna-guna. Di lihat dari gambar cover maupun penjelasan tentang gaya pakaian Karaho, saya langsung teringat ma anak-anak Harajuku. Walau sedikit aneh tapi mereka memiliki keunikan tersendiri. Ga aneh kalau banyak ditiru.

The Curse Bearer 3 : Bad Girl
(Tori Wa Tori Dearu Tame Ni 3)
Kenji Nojima
Alih Bahasa: Dewi Anggraeni
Artistik : Matizih
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

The Curse Bearer 3 : Bad Girl The Curse Bearer 3 : Bad Girl

Saturday, 11 August 2007

Review: The Curse Bearer 2 : The Missing Lover




Ternyata di SMA Shakunage bukan hanya Shiro dan Kobato yang memiliki guna guna. Hal itu diketahui Shiro ketika suatu hari, Morimo Kiminagi menyapanya dan berkata bahwa ia dapat melihat keberadaan Muchi, guna guna milik Shiro yang berbentuk kuda nil raksasa berwarna biru muda. Kejadian itu terjadi saat Shiro dan Kobato hendak menemui Ibu Mito yang selama ini ternyata mengetahui keberadaan Yamato.
Postur tubuh dan wajah imut Morimo yang tampak seperti anak SMP, tanpa takut-takut mengakui bahwa dirinya memelihara guna guna yang berbentuk sosk manusia kayu yang tingginya sekitar dua meter bernama Pak Satoshiba. Sikap Marimo yang sangat terbuka membuatnya cepat akrab dengan Kobato, Shiro dan Konomi yang baru saja dikenalnya.

Mendadak,terjadi kejadian aneh. Kecelakaan menimpa murid-murid yang tergabung di klub atletik. Awalnya Shiro dan Kobato tidak memperhatikan dan hanya menganggap sebagai kejadian biasa. Namun setelah korban berikutnya jatuh, mereka yakin bahwa semua ini akibat gigitan guna guna.
Penyelidikan pun dimulai. Suatu hari ketika sedang mengamati semua anggota klub atletik, sesosok guna guna berbentuk lipan muncul di tengah lapangan. Secara spontan Kobato dan Shiro mengeluarkan guna-guna mereka untuk melindungi murid murid yang lain. Dengan kekuatan yang dimiliki oleh keduanya tentu saja dengan mudah guna guna yang berbentuk lipan itu dikalahkan. Dan ketika hendak menangkap sang pemilik guna guna, tiba tiba Marimo muncul dan memohon agar Kobato dan Shiro menghentikan usaha mereka. Tanpa penjelasan dari marimo tentu saja Shiro, Kobato bahkan Konimi menjadi kebingungan. Apa yang kaitan Marimo dengan pemilik guna guna yang telah melukai beberapa orang itu. Mengapa Marimo begitu melindunginya?

Seri kedua dari The Curse Bearer. Guna guna yang muncul juga semakin aneh. Walau didalam buku terdapat ilustrasi bentuk guna gunanya, mungkin lebih bagus lagi kaau dilihat dalam bentuk tiga dimensi alias anime. Di seri kedua ini juga Yamato semakin mendekatkan diri dengan meminta Shiro menemuinya. Dari pertemuan rahasia ini juga terungkap apa sebenarnya keinginan Yamato. Walaupun alasan ia menghindar dari Kobato masih misteri.

Yang jelas, kalau serial The Curse Bearer dibuat versi animenya, pasti seru!

The Curse Bearer 2 : The Missing Lover
(Tori Wa Tori Dearu Tame Ni 2)
Penulis: Kenji Nojima
Alih Bahasa: Dewi Anggraeni
Artistik : Matizih
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Review: The Curse Bearer - Kenji Nojima



Guna – Guna : Sosok yang lahir dari rasa dengki, iri hati, keingina untuk membunuh dan bermacam – macam beban perasaan lain guna guna akan menimbulkan kesialan bagi yang menerima. Guna guna terbagi atas “ penyerang” yang berfungsi untuk menyerang orang lain dan “ pelindung” yang berfungsi untuk melindungi si pemilik. 

Seorang pemilik guna guna harus berhati hati agar identitasnya tidak diketahui oleh orang lain. Karena masyarakat sekitar tak pernah sedikit pun memberikan rasa simpati kepada mereka yang di dalam dirinya bersarang guna guna. Bahkan begitu identitas mereka terbongkar, tak pelak, seluruh orang akan segera mengucilkan mereka. Bahkan tak segan akan memberikan pelakukan yang mengerikan.

Hal itulah yang membuat Shiro Ozasa, murid SMU Shakunage, berusaha mati matian menyembunyikan statusnya dan keberadan Muchi, guna guna berbetuk kuda nil yang mampu membunu guna guna lain dengan memakan mereka.

Suatu hari sepulang sekolah, secara tiba tiba dua orang wanita yang berpakaian pelayan meminta dengan paksa Shiro untuk ikut bersama mereka. Shiro tak dapat berbuat banyak, apalagi salah satu pelayan itu memegang Azimat, lonceng yang dapat mengeluarkan denting bila seorang pemilik guna guna mendekat. Dengan patuh Shiro menuruti kemauan mereka.

Ternyata Shiro dibawa kesebuah rumah dengan arsitektur Jepang tradisional yang sangat besar. Oleh kedua pelayan itu, Shiro diantar menemui seorang gadis yang ternyata dikuasai guna-guna yang dikenal Shiro sebagai Gaki, guna guna peyerang yang membuat korbannya akan terus menderita kelaparan dan tidak akan pernah merasa kenyang. Shiro tak punya pilihan lain ketika pelayan itu memintanya untuk mengusir guna guna dari tubuh majikannya. Ia mengeluarkan Mushi, sayangnya untuk memerintahkan Mushi memakan Gaki ternyata tak mudah. Shiro harus berusaha kersa agak Kuda nil raksasa ini mau mengerjakan perintahnya. Dalam sekejap, Gaki pun lenyap dilahap Mushi.

Shiro berpikir semua selesai, namun ternyata ada pelayan dan seorang anak perempuan bersarung tangan sebelah yang selanjutnya dikenal sebaga Yuka dan Kobato Mizuhoshi. Tak diduga ternyata Kobato memiliki lima guna-guna sekaligus yang bersarang masih masing di kelima jari yang ditutupi oleh sarung tangan itu.

Kobato meminta bantuan Shiro untuk mencari kakaknya, Yamato, yang juga pemilik guna guna. Yamato mengilang sekitar setahun lalu. Walau sempat menolak dan telibat perkelahian dengan salah satu guna guna milik Kobato, akhirnya Shiro setuju untuk membantu gadis yang ternyata juga murid SMU Shakunage. Bahkan Konomi, adik Shiro yang bisa melihat penampakan gunan guna, pun akhirnya bergabung ketika mengetahui duduk perkara sebenarnya.

Pencarian Yamato dimulai dari Perguruan Shakunage. Karena lingkup yang terlalu luas akhirnya mereka mutuskan untuk berpencar. Sementara Kobato ditemani Konimi, Shiro mencari Yamato seorang diri. Tiba-tiba shiro merasa badannya lumpuh. Ternyata ia berada dalam pengaruh guna guna Yamato,Hoju si Laba laba.dan tanpa diduga Yamato menajaknya berbicara. Walau telah mengetahu bahwa Kobato mencarinya, namun Yamato tetap enggan untuk menampakkan diri. Sayangnya suara Yamato mengilang begitu sebelum Kobato muncul. Kekecewaan terlihat jelas di wajahnya. Pencarian Yamato untuk hari itu dihentikan.

Pencarian Yamato membuat keakraban ketiganya semakin erat. Pertemuan mereka membuat Kobato mulai membuka diri. bahkan Kobato mengijinkan dirinya untuk ikut bersama Shiro dan Konomi ke Fantasy Land. Kegembiraan terpancar dari diri kobato walaupun akhirnya membuat salah satu guna guna di jarinya keluar.
Namun keesokkan harinya Kobato tak datang ke sekolah. Shiro dan Konomi menjadi khawatir karenanya. Shiro pun memutuskan untuk menjenguk Kobato sambil membawa surat yang dititipkan Konimi untuk Kobato.Sesampainya di rumah keluarga Mizuhosi, Shiro merasa lega ketika mengetahui Kobato ternyata tak mengalami sakit parah namun beruibah menjadi kecewa ketika secara mendadak Kobato memintanya pulang dan membatalkan semua pencarian Yamato. Shiro benar benar pusing dibuatnya. Bahkan Yamato belum juga ditemukan.

J-Novel yang membuat saya tertarik begitu membaca judulnya. Cerita didalamnya ternyata tak kalah seru. Guna-guna yang terkesan mengerikan sekaligus yang menjadi daya tarik tersendiri dari novel yang diterbitkan dalam bentuk mungil ini. Guna guna yang dimaksud di sini sebenarnya tak jauh dari makna guna-guna yang saya dengar dari kecil. Namun tetap saja guna – guna di dunia nyata pasti lebih parah dibandingkan dalam cerita ini. Walau belum pernah melihat langsung tapi jangan sampai kena deh. Ihh….ga kebanyang.

The Curse bearer
(Tori Wa Tori Dearu Tame Ni)
Kenji Nojima
Alih Bahasa: Dewi Anggraeni
Artistik : Matizih
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Review: GOD FAMILY 2 - The Mysterious Little Girl - Yoshikazu Kuwashima



Musim panas yang menyengat tak berarti apa-apa bagi Samataro Kamiyama, si anak dewa. Udara sejuk dari jendela ternyata mampu membuatnya tertidur bahkan ketika Pak Guru sedang menjelaskan di depan kelas. Hal ini membuat Tenko, Malaikat penjaganya, merasa gerah. Sekuat tenaga, Tenko berusaha untuk membangunkan Samataro.

Merasa terganggu dengan suara anak perempuan yang telah dikenalnya sejak kecil, Samataro beranjak dari kelas mengikuti Shinichi itupun dengan dengan iming iming roti isi mie goreng kesukaannya. Ternyata hal konyol tak pernah jauh jauh dari teman Samataro ini. Shinichi mengajak Samataro untuk memanjat pohon yang tempatnya tak jau dari tempat murid – murid perempuan SMU Kukimoto berganti pakaian setelah berolah raga. Sayangnya aksi mereka segera di ketahui oleh Tenko.

Karena kaget sekaligus malu dipergoki oleh tenko, Samataro tak dapat menjaga keseimbangan. Tak hanya dirinya namun Shinichi juga akhirnya ikut terjatuh dari pohon. Keduanya cedera. Jika kaki Samataro hanya cedera ringan, lain halnya dengan Shinichi. Ia harus segera dibawa ke rumah sakit karena tulang kakinya patah.

Ternyata kaki yang cedera tak membuat Shinichi jera. Ketika Samataro menjenguknya di rumah sakit, Shinichi menceritakan bahwa ada anak perempuan yang duduk di kursi rodayang membuatnya tak merasa bosan berada di rumah sakit. Sayangnya, semua usaha yang dilakukan Shinchi, anak perempuan itu menolak dengan kasar. Bahkan tak segan ia memanggil suster untuk mengusir Shinichi. Samataro merasa bosan, namun begitu melihat ke arah gadis yang dari raut wajahnya terpancar kesedihan, ia yakin pernah melihatnya di suatu tempat

Sepulang dari rumah sakit, Tenko memberitahu berita yang sangat membuatnya terkejut. Di dalam kamar Tenko tergeletak sebuah bayi perempuan. Tenko mengaku bahwa ia adalah ibu dari sang bayi dan yang paling parah ia mengaku bahwa Samataro adalah ayahnya. Bagaimana mungkin????!!!!!

Ternyata bayi imut itu ditemukan Tenko di depan rumah ketika semua orang masih terlelap. Karena tak tahu harus melakukan apa, mereka berdua berjanji akan merahasiakan keberadaan bayi yang dinamakan Ai tersebut dari Papa, Mama, Misa dan Meme. Tak diduga pertumbuhan Ai sangat pesat. Dalam sehari Ai bisa memanggil Tenko dan Samataro dengan panggilan mama dan papa. Bahkan ketika bagun keesokkan harinya, Ai telah berubah menjadi seorang balita.

Sampai suatu hari perkembangan Ai yang pesat membuatnya tak dapat lagi disembunyikan dari Mama dan Misa. Tenko dan Samataro tak lagi dapat berdali, namun setidaknya mereka juga merasa lega. Setidaknya ada yang akan menjaga Ai ketika mereka berada di sekolah.

Akhirnya semua misteri terungkap ketika Ai telah berubah menjadi anak SMU. Tak hanya itu ingatan Ai kembali. Setelah sarapan mereka bertiga sepakat untuk ke rumah sakit. Tenko dan Samataro tak mengerti sedikitpun ketika Ai berjalan memasuki kamar anak perempuan misterius yang selama ini diincar ole Shinichi. Bahkan mereka terlihat telah saling mengenal. Tenk dan Samataro hanya terdiam penuh tanya melihat semuanya

Cerita aneh sekaligus lucu. Walau sempat merasa kebingungan dengan kaitan satu dengan yang lainnya. Di bandingkan buku pertama, buku kedua ini Samataro terlihat jauh lebih dewasa. Hubungan antara Samataro dan Tenko juga semakin dekat. Dari Forum EMO, ternyata Jnovel ini juga punya versi animenya. Jadi pengen. Penasaran ma Meme, adiknya Samataro. 


Penulis: Yoshikazu Kuwashima
Penerjemah: Dewi Anggraeni
Tebal: 252 hal.
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Thursday, 2 August 2007

Review: God Family - Yoshikazu Kuwashima


Pasti menyenangkan mendapatkan semua hal yang kita inginkan. Terlebih hanya dengan mengucapkannya dalam hati. Tapi tidak begitu yang dirasakan oleh Samataro Kamiyama. Semua mukjizat dianggapnya biasa. Bagaimana tidak, semua keinginan yang masih dipikirkannya saja akah segera di kabulkan oleh Dewa, ayahnya sendiri. Dari keinginan mencoba makanan yang dilihatnya di majalah komik sampai masalah bloomers.

Ayah berkilah bahwa itu adalah salah satu cara agar samataro memahami bagaimana merasakan kehidupan manusia. Sayangnya, semua itu membuat hari hari Samataro terasa sangart membosankan. Terkadang terpikir untuk melakukan hal hal lain, seperti menghabiskan waktu di game center sepulang sekolah ataukan mencoba berkerja paruh waktu seperti yang dilakukan temannya, Shinichi. Tetapi semua rencana itu selalu dihalangin oleh Tenko, malaikat penjaga yang selalu menemaninya sejak kecil. Walau terkesan cerewet, tak jarang Tenko membantu Samataro jika ayah, ibu dan kedua saudara perempuannya yang juga keturunan dewi melakukan hal hal aneh.

Smaataro dan Tenko bagaikan gula dan semut. Saking dekatnya, semua teman sekelas percaya bahwa ada hubungan khusus antara keduanya. Semua berita itu ditepis baik oleh Samataro maupun Tenko. Tenko tak menyadari bahwa ia menyimpan perasaan khusus pada Samataro sampai suatu hari, ketika ada murid baru yang berparas seperti boneka perancis. Kecantikan Kumiko, begitu anak perempuan dengan rambut panjang yang hitam dipanggil, sangat menarik di mata Samataro. Tak anyal keinginan Samataro diketahui oleh ayahnya. Hal tak terduga terjadi. Keesokan harinya, Kumiko menyatakan cinta kepada Samataro. Bukannya senang, Samataro malah merasa aneh dan akhirnya sadar bahwa semua tingkah laku Kumiko disebabkan karena pengaruh kekuatan ayahnya.

Ternyata tak hanya ayah, bahkan saudara perempuannya. Misa dan Meme, kiut membantu Samataro untuk lebih dekat dengan Kumiko. Semua bantuan yang dipikirnya akan membuat Kumiko membalas perasaannya malah berujung tragedi. Kemarahan Samataro memuncak. Ia pun meminta seluruh keluarganya untuk berhenti mencampuri masalahnya dengan Kumiko. Bahkan tanpa pikir panjang, Samataro meminta ayahnya agar ia dibiarkan menjadi dewa. Lepas dari semua mukjizat yang selama ini mengelilinginya.

Dengan mudah sang ayah mengabulkan keinginan samataro. Keesokan paginya ketika terbangun, semuanya berubah. Sayangnya perubahan tidak membuat Kumiko berpaling kepadanya. Bahkan yang paling parah, tak ada sosok Tenko yang biasa menemaninya. Samataro tiba tiba menjadi kalut. Entah apa yang harus dilakukannya.

***

Another J-Novel. Kalau dibandingkan dengan J-novel lain yang sudah terbit, cerita God Family ini jauh lebih ringan. Lepas dari isi cerita yang menurut saya terlalu dipaksakan, satu hal yang dapat diambil dari buku ini, bahwa berusaha untuk mendapat sesuatu yang kita inginkan dengan jerih payah sendiri jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan mendapatkannya begitu saja. Walau terkadang pasti menyenangkan. 

God Family

Penulis :Yoshikazu Kuwashima
Penerjemah: Endah Herawati
Tebal :279 hal
PT Elex Media Komputindo

#SS2014: The Riddle

Here we go again~ Setelah dua tahun berturut-turut dapat buku terjemahan, tahun ini aku dapat buku dari penulis Indonesia. Ud...